About

Pages

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 01 Juni 2013

7 Faktor Penyebab Stres Saat Anda Bekerja

7 Faktor Penyebab Stres Saat Anda Bekerja


7 Faktor Penyebab Stres Saat Anda Bekerja
Stres saat bekerja tentu menjadi masalah yang sering dialami oleh banyak orang. Hal itu bisa dipengaruhi oleh banyak hal, biasanya tanpa disadari, orang akan merasa stres saat pekerjaan mereka mulai ruwet atau membosankan. Yang menjadi faktor dasar penyebab timbulnya stres itu adalah karena faktor kebiasaan mereka sendiri yang secara langsung atau tidak telah mempengaruhi kesehatan fisik serta mental. Kebiasaan apa sajakah itu? Berikut ini adalah kebiasaan saat bekerja yang dapat memicu timbulnya stres, yaitu:



  1. Khawatir atau gelisah

    Timbulnya stres dapat dipicu oleh kebiasaan seseorang yang selalu merasa khawatir atau cemas pada suatu hal, inilah yang menjadi penyebab utama stres, rasa khawatir bisa membuat ketegangan di kepala Anda jadi meningkat. Jika Anda sering merasa gelisah, maka Anda akan selalu panik dan senantiasa tidak bisa merasa santai dan lebih cenderung untuk merasa stres.

  2. Mencoba membuat orang lain senang

    Dapat menyenangkan orang lain memang merupakan hal yang baik. Akan tetapi, hal itu juga malah bisa jadi bumerang untuk Anda. Ketika Anda mencoba menyenangkan semua orang, dan ketika mereka merasa kehilangan kebahagiaanya, akan membuat Anda jadi marah-marah, jengkel, murung dan merasa tidak puas. Hal seperti itu juga dapat menjadi pemicu rasa stres Anda.

  3. Kurang tidur

    Waktu tidur yang kurang tercukupi akan dapat menjadi penyebab stres ketika Anda sedang bekerja. Waktu tidur yang baik untuk mengistirahatkan tubuh dan pikiran Anda adalah 8 jam dan setidaknya 6 jam per hari. Jika jam tidur tersebut tidak terpenuhi, Maka akan menyebabkan Anda merasa kesal, lelah, cemas, murung, tertekan dan gelisah.

  4. Membandingkan kesuksesan Anda dengan rekan kerja

    Hal ini adalah hal yang tidak boleh Anda lakukan, membandingkan kesuksesan Anda dengan teman kerja hanya akan membuat Anda iri dan menimbulkan kecemburuan sosial. Yang perlu Anda ingat adalah, kalau tiap orang punya nasib dan rejeki yang berbeda satu sama lain. Namun Anda patut selalu mensyukuri apa yang Anda punya.

  5. Mengatur kehidupan orang lain

    Hal ini juga bisa menjadi penyebab timbulnya stres. Tiap orang di pekerjaan tentu punya posisi yang berbeda. Jika Anda punya jabatan yang lebih di kantor, Anda akan cenderung punya sifat mendominasi dan harus mengatur bawahan Anda, hal seperti ini malah bisa membuat Anda terbebani dan stres.

  6. Menunda pekerjaan

    Menunda pekerjaan merupakan hal yang buruk untuk Anda lakukan, karena hanya akan menambah pekerjaan dan beban Ada didepannya. Kerjaan dan tugas yang menumpuk akan menyebabkan Anda jadi stres. [By Agus]

Jumat, 31 Mei 2013

CARA MEMPERBAIKI DATA DAPODIK AGAR SK TUNJANGAN KELUAR

CARA MEMPERBAIKI DATA DAPODIK AGAR SK TUNJANGAN KELUAR

Surat Keputusan (SK) untuk tunjangan profesi, fungsional, tunjangan khusus, dan bantuan kualifikasi akademik didasarkan pada Data pokok pendidikan (Dapodik). Jika data guru di Dapodik belum benar bisa menyebabkan SK tunjangan guru tidak keluar. Guru harus terus memperbarui datanya di Aplikasi Dapodik.

Dapodik adalah program pendataan yang menjaring tiga data pokok pendidikan seluruh Nasional secara individu. Data pokok tesebut adalah peserta didik, guru atau tenaga kependidikan, dan sekolah. Salah satu penyebab SK tidak keluar disebabkan pengisian instrumen data oleh operator sekolah di Apliaksi Dapodik tidak lengkap.

Mengingat sistem Dapodik masih baru dan dalam proses penyempurnaan, mengakibatkan ada beberapa kesalahan. Ada beberapa permasalahan yang dihadapi operator sekolah dalam memasukkan data. Untuk itulah dibuat lembar solusi memperbaiki Dapodik yang dapat digunakan acuan operator sekolah.

Contoh masalah terkait Dapodik, penyebab dan solusinya:

Sudah update data di Dapodik namun belum muncul perbaikannya di Lembar Info PTK. Hal tersebut bisa disebabkan Proses Import data ke server Dapodik gagal atau belum sinkronisasi antara Server Dapodik dengan Sever P2TK. Solusinya, pastikan data sudah “Berhasil Diproses” melalui manajemen pendataan (http://pendataan.dikdas.kemdikbud.go.id). Cek kembali 2-3 hari setelah data berhasil diproses.

Permasalahan Jumlah Jam Mengajar (JJM) Liner Kosong. Hal ini bisa karena; belum Sertifikasi, data kelulusan tidak ditemukan, atau, mapel yang diajarkan tidak sesuai dengan mapel sertifikasinya. Jika kesalahan karena pengisian mata pelajaran, perbaiki data guru di dapodik. Usahakan mengajar mata pelajaran yang sesuai.

Jika ditemukan masalah Gaji Pokok yang tidak sesuai, penyebabnya adalah kesalahan pengisian Riwayat Gaji Berkala pada Dapodik. Solusinya perbaiki data Riwayat Gaji Berkala pada aplikasi Dapodik. Gaji pokok yang digunakan ada yang sesuai dengan SK KGB per Desember 2012.

Selengkapnya, Lembar Permasalahan Dapodik, Penyebab, dan Solusi  bisa Anda baca dan download di sini. Kepada Operator Sekolah untuk tidak memanipulasi data dengan tujuan untuk meloloskan guru menerim tunjangan. Karena nantinya, akan dilakukan evaluasi, jika terbukti merekayasa data bisa dikenakan sanksi.

PERMASALAHAN DAPODIK DAN SOLUSINYA

PERMASALAHAN DAPODIK DAN SOLUSINYA

6 Mei
LEMBAR SOLUSI PERMASALAHAN SK TUNJANGAN PROFESI
1 Masalah Sudah Update Data di Dapodik namun tidak bisa login untuk Cek Info PTK
Penyebab
  • Kesalahan pada NUPTK atau tanggal lahir
  • Data belum masuk ke database P2TK
  • Format tanggal berubah karena perbedaan setting waktu pada computer (Indonesia dd-mm-yyyy, USA : mm-dd-yyyy)
Solusi
  • Periksa kembali NUPTK dan Tanggal Lahir Pada Dapodik, pastikan sudah benar
  • Pastikan data sudah “Berhasil Diproses” melalui manajemen pendataan (http://pendataan.dikdas.kemdikbud.go.id)
  • Coba kombinasi bulan dan tanggal lahir pada password. Yyyymmdd dan yyyyddmm

2 Masalah Sudah Update Data di Dapodik namun belum muncul Perbaikannya di Lembar Info PTK
Penyebab
  • Proses Import data ke server Dapodik gagal
  • Belum Sinkronisasi antara Server Dapodik dengan Sever P2TK
Solusi

3 Masalah NUPTK Tidak Valid pada Lembar Info
Penyebab
  • Nama pada database NUPTK berbeda dengan nama pada Dapodik
  • NUPTK yang dientri pada dapodik milik orang lain
Solusi
  • Pastikan NUPTK adalah milik anda. Referensi NUPTK yang valid bisa didapatkan melalui Opr. NUPTK Dinas kab/Kota, opr. NUPTK LPMP atau operator NUPT pusat (Gedung D lantai 16)
  • Jika kesalahan pada Database NUPTK,
ü  perbaiki nama anda melalui operator NUPTK.
ü  Minta Cetak Lembar NUPTK hasil Perbaikan menggunakan aplikasi Web Browser NUPTK
ü  Bawa Lembar NUPTK tersebut ke P2TK Dikdas agar dapat disesuaikan
  •  Jika kesalahan pada Dapodik
ü  perbaiki nama anda melalui operator Sekolah.
ü  Upload data dan tunggu hasilnya dalam beberapa hari
LEMBAR SOLUSI PERMASALAHAN SK TUNJANGAN PROFESI
4 Masalah NUPTK Valid namun Data Kelulusan tidak ditemukan
Penyebab
  • NUPTK pada dapodik berbeda dengan NUPTK pada data Kelulusan (Cek di SK TP Tahun lalu)
  • NUPTK pada Data Kelulusan menggunakan NUPTK Sementara (9999XXX, 9000XXXX, 9898XXXX)
  • Mutasi dari Luar Diknas
  • Mutasi Dari Luar Dikdas
Solusi
  • Perbaiki NUPTK Melalui operator Tunjangan Dinas Kab/Kota
  • Jika mutasi dari Luar Dikdas atau Luar Diknas, harus diinput kelulusannya oleh operator Tunjangan Dinas Kab/Kota. Pengelola pusat akan melakukan verifikasi dari kelulusan tersebut sebelum bisa diajukan penerbitan SK TP nya. Bawalah berkas-berkas lengkap ke Dinas Pendidikan Kab/Kota, diantaranya :
  1. SK Mutasi
  2. Sertifikat yang sudah dilegalisir
  3. Fotocopy kartu NUPTK/NRG
  4. Dan berkas pendukung lain

5 Masalah NUPTK Valid namun Data Kelulusan Milik Orang Lain
Penyebab
  • NUPTK anda dipakai oleh orang Lain
Solusi
  • Segera Laporkan ke dinas setempat dengan membawa bukti bahwa NUPTK milik anda.
  • Operator akan mengusulkan perbaikan data kelulusan orang lain yang menggunakan NUPTK data anda ke pusat. Proses ini akan memakan waktu beberapa hari
  • Jika anda belum memiliki NRG, laporkan juga agar dapat diusulkan NRG nya

6 Masalah Jumlah Jam Mengajar Kosong
Penyebab
  • Belum melakukan mapping Rombel (penugasan Guru mengajar pada rombel)
Solusi
  • Perbaiki data melalui operator Sekolah
  • Pastikan Isian matapelajaran dan JJM sudah Benar



LEMBAR SOLUSI PERMASALAHAN SK TUNJANGAN PROFESI
7 Masalah JJM Ada namun JJM Liner Kosong
Penyebab
  • Belum Sertifikasi
  • Datakelulusan Tidak ditemukan sehingga tidak diketahui Bidang Studi Sertifikasi yang diambil (lihat Solusi No. 4)
  • Matapelajaran yang diajarkan tidak sesuai dengan Bidang studi yang diampu. Pelajari Lampiran mengenai Matapelajaran yang linier dengan Bidang Studi Serifikasi
Solusi
  • Lihat jawaban no 4.
  • Jika kesalahan karena pengisian matapelajaran, perbaiki data anda di dapodik. Jika kenyataanya memang demikian, usahakan mengajar matapelajaran yang sesuai.

8 Masalah Rombongan Belajar Tidak Normal
Penyebab
  • Jumlah Jam Mengajar dalam rombel melebihi ketentuan
Solusi
  • Perbaiki mapping penugasan dalam Rombel agar sesuai dengan Kurikulum KTSP (lihat lampiran tentang jjm Rombel Normal)

9 Masalah Sudah SK namun Gaji Pokok Tidak Sesuai (PNS-DAU)
Penyebab
  • Kesalahan pengisian Riwayat Gaji Berkala pada Dapodik
Solusi
  • Perbaiki data Riwayat Gaji Berkala pada aplikasi Dapodik
  • Laporkan ke Dinas Pendidikan Kab/Kota agar ada penyesuain Tunjangan. Gaji pokok yang digunakan ada yang sesuai dengan SK KGB per Desember 2012. Bawalah berkas yang dibutuhkan, diantaranya :
  1. SK Gaji Berkala per Desember 2012
  2. Sertifikat yang sudah dilegalisir
  3. Fotocopy kartu NUPTK/NRG
  4. Dan berkas pendukung lain
  • Sesuai dengan diktum pada SK –TP bahwa Kepala Dinas berhak melakukan perbaikan jika ada kesalahan pada SK dengan menyertakan berkas berkas yang sah, sehingga tidak perlu perbaikan SK.




LEMBAR SOLUSI PERMASALAHAN SK TUNJANGAN PROFESI
10 Masalah Sudah SK namun Gaji Pokok Tidak Sesuai (PNS-DEKON)
Penyebab
  • Kesalahan pengisian Riwayat Gaji Berkala pada Dapodik
Solusi
  • Perbaiki data Riwayat Gaji Berkala pada aplikasi Dapodik
  • Laporkan ke Dinas Pendidikan Kab/Kota agar ada penyesuain Tunjangan. Gaji pokok yang digunakan ada yang sesuai dengan SK KGB per Desember 2012. Bawalah berkas yang dibutuhkan, diantaranya :
  1. SK Gaji Berkala per Desember 2012
  2. Sertifikat yang sudah dilegalisir
  3. Fotocopy kartu NUPTK/NRG
  4. Dan berkas pendukung lain
  • Dinas Kab/Kota mengajukan penyesuaian gaji Pokok melalui aplikasi Tunjangan

11 Masalah Sudah SK namun Gaji Pokok Tidak Sesuai (NON PNS-DEKON)
Penyebab
  • Data Inpassing Tidak valid (bukan dari isian Dapodik, namun data inpassing dari Biro Kepegawaian)
Solusi
  • Lakukan update data pada dapodik. Isikan data riwayat gaji berkala dengan benar (jika non PNS dan sudah inpassing isilah sebagaimana isian Golongan dan Masakerja PNS namun status tetap  Non PNS)
  • Laporkan ke Dinas Pendidikan Kab/Kota agar ada penyesuaian Tunjangan. Gaji pokok yang digunakan ada yang sesuai dengan SK Inpassing. Bawalah berkas yang dibutuhkan, diantaranya :
  1. SK Inpassing
  2. Sertifikat yang sudah dilegalisir
  3. Fotocopy kartu NUPTK/NRG
  4. Dan berkas pendukung lain
  • Dinas Kab/Kota mengajukan penyesuaian gaji Pokok melalui aplikasi Tunjangan 




LEMBAR SOLUSI PERMASALAHAN SK TUNJANGAN PROFESI
12 Masalah Sudah SK namun Tempat Tugas bukan Sekolah Induk
Penyebab
  • Kesalahan mengisi sekolah induk pada Dapodik
Solusi
  • Pada umumnya tidak masalah dengan Pencairan tunjangan sepanjang ada Surat Keterangan dari Sekolah yang tercantum dalam SK bahwa ybs mengajar di sekolah tersebut.
  • Jika dipermasalahkan maka dapat mengajukan perbaikan SK melalui Operator Tunjangan Dinas Kab/Kota

13 Masalah Sudah SK namun NUPTK, NRG dan Rek. Bank milik orang lain
Penyebab
  • Data kelulusan menggunakan NUPTK orang lain 
Solusi
  • Laporkan ke Dinas Pendidikan Kab/Kota. Bawalah berkas yang dibutuhkan
  • Dinas Kab/Kota mengajukan pembatalan SK agar dapat diperbaiki data kelulusannya.
  • Setelah pembatalan disetujui pusat, operator Dinas Kab Kota akan melakukan perbaikan data kelulusan.
  • Operator Dinas akan mengajukan SK baru untuk ybs 

14 Masalah Data sudah memenuhi syarat, namun SK tak kunjung Terbit
Penyebab
  • Data pendukung kurang
Solusi
  • Tanyakan pada operator apa status dokumen anda
  • Jika status masih edit, kemungkinan masih ada kekurangan data anda diantaranya :
  1. Masa Kerja dan Golongan tidak diisi
  2. Status Kepegawaian tidak diisi
  3. No Rekening Bank belum ada
  4. NRG Belum ada
  5. NUPTK di data kelulusan menggunakan NUPTK orang Lain

  • Perbaiki isian Masa kerja, Golongan pada aplikasi dapodik
  • Jika menggunakan Rekening dari Pusat, tanyakan kepada operator pusat yang mengurus pembukaan rekening


FAQ Seputar Tunjangan Profesi
1 Pertanyaan Matapelajaran apa saja yang diakui di Sekolah Dasar  (SD)
Jawaban Pembagian Jam Mengajar di SD yang diakui (contoh) :
ü  Guru Kelas : 24 jam
ü  Penjaskes : 4 jam
ü  Agama : 3 jam
ü  Mulok Tambahan (Bahasa Inggris: 2 jam)
ü  Free  3 jam (biasanya diambil kepala sekolah mengajar PKN)

2 Pertanyaan Matapelajaran apa saja yang diakui di Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Jawaban Pembagian Jam Mengajar di SMP yang diakui (contoh) :
ü  Agama 2 jam
ü  PKN 2 jam
ü  Bahasa Indonesia : 4 jam
ü  Bahasa Inggris : 4 jam
ü  Matematika : 4 jam
ü  IPA : 4 jam
ü  IPS : 4 jam
ü  Seni Budaya : 2 jam
ü  Pendidikan Jasmani dan Kesehatan : 2 Jam
ü  Ketrampilan (Tata Boga/Tata Busana/IT) : 2 jam
ü  Muatan Lokal 2 jam
ü  Free 4 jam (bisa diambil untuk menambah di beberapa pelajaran)

3 Pertanyaan Bolehkah Guru dengan Sertifikasi Guru Kelas mengajar Bidang Studi karena kehabisan Rombel?
Jawaban Pada hakekatnya tidak ada larangan, namun tunjangan profesinya tidak akan diberikan, karena Guru Kelas harus memegang Kelas. Dikecualikan untuk Kepala Sekolah.




FAQ Seputar Tunjangan Profesi
4 Pertanyaan Bagaimana dengan pelajaran Muatan Lokal. Apa saja yang diakui
Jawaban Matapelajaran muatan lokal yang diakui adalah muatan lokal yang menjadi keputusan resmi dinas pendidikan setempat. Misalnya untuk DKI Jakarta yang diakui untuk SD adalah PLBJ dan Bahasa Inggris. Namun untuk PLBJ menjadi kewajiban Guru Kelas, sehingga hanya Bahasa Inggris yang dapat diakui sebagau matapelajaran muatan Lokal.

Sedangkan untuk SMP, karena bahasa inggris sudah menjadi matpel utama, maka tidak dapat masuk ke dalam Muatan Lokal.


5 Pertanyaan Bagaimana memasukkan Guru BK pada dapodik yang benar
Jawaban Guru Bimbingan dan Konseling harus tetap dimasukkan ke dalam Rombel dengan perhitungan jumlah jam sebagai berikut :
Jjm =(Jumlah Murid dalam rombel)/150 x 24 jam

Contoh :
Jumlah murid : 40
Maka jjm = 40/150 x 24 = 6 jam (untuk 1 rombel)

JJM BK tidak akan merusak JJM rombel sehingga tidak akan mempengaruhi ketidaknormalan rombel

6 Pertanyaan Pelajaran apa saja yang dapat lintas Jenjang?
Jawaban Sepanjang dalam satu rumpun maka pelajaran tersebut akan diakui linieritasnya. Misalnya Penjas untuk SD, SMP dan SMA.




FAQ Seputar Tunjangan Profesi
7 Pertanyaan Bagaimana jika Guru menambahkan jam mengajar di luar DIKDAS?
Jawaban Sepanjang memenuhi syarat linieritas, maka Guru di SD/SMP dapat menambah jam mengajar di jenjang lain (SMP/SMA/SMK/MA/MI/MTS).

Laporkan ke Dinas Pendidikan setempat dengan membawa berkas lengkap seperti :

ü  SK Beban mengajar
ü  Fotokopi Sertifikat yang sdh dilegalisir
ü  Fotokopi Kartu NUPTK/NRG

Selanjutnya operator dinas akan mengajukan penambahan jam diluar dikdas ke Pusat melalui aplikasi tunjangan. Operator pusat akan melakukan verifikasi sebelum mengabulkam permohonan


8 Pertanyaan Bagaimana proses mutasi dari jenjang lain (DIKDAS/PAUD) DAU
Jawaban Lapor ke dinas Pendidikan setempat dengan membawa :
ü  SK Mutasi
ü  Fotokopi Sertifikat yang sudah dilegalisir
ü  Fotokopi Kartu NUPTK/NRG
ü  Dokumen lain yang diperlukan

Selanjutnya operator dinas melakuan insert data kelulusan melalui aplikasi tunjangan.

Jika disetujui maka datakelulusan akan muncul pada daftar kelulusan di aplikasi tunjangan





FAQ Seputar Tunjangan Profesi
9 Pertanyaan Bagaimana proses mutasi dari jenjang lain (DIKDAS/PAUD) DEKON
Jawaban Lapor ke dinas Pendidikan setempat dengan membawa :
ü  SK Mutasi
ü  Fotokopi Sertifikat yang sudah dilegalisir
ü  Fotokopi Kartu NUPTK/NRG
ü  Dokumen lain yang diperlukan

Selanjutnya operator dinas melakuan insert data kelulusan melalui aplikasi tunjangan.

Berkas dilengkapi dengan Surat Keterangan tidak dibayarkan Tunjangannya oleh DIKMEN/PAUD diserahkan ke P2TK Dikdas

Jika disetujui maka datakelulusan akan muncul pada daftar kelulusan di aplikasi tunjangan


10 Pertanyaan Bagaimana proses mutasi dari kementerian lain (mis : Kemenag)
Jawaban Lapor ke dinas Pendidikan setempat dengan membawa :
ü  SK Mutasi
ü  Fotokopi Sertifikat yang sudah dilegalisir
ü  Fotokopi Kartu NUPTK/NRG (jika ada)
ü  Surat Keterangan Pemberhentian Tunjangan dari Kementerian asal
ü  Dokumen lain yang diperlukan

Selanjutnya operator dinas melakuan insert data kelulusan melalui aplikasi tunjangan.

Berkas lengkap dikirimkan ke Pengelola Pusat P2TK Dikdas.

Pusat akan melakukan verifikasi datakelulusan
Jika disetujui maka datakelulusan akan muncul pada daftar kelulusan di aplikasi tunjangan





FAQ Seputar Tunjangan Profesi
11 Pertanyaan Bagaimana proses pengusulan SK TP Guru Inklusi?
Jawaban Karena Tugas Guru inklusi belum diakomodir oleh Aplikasi Dapodik maka untuk sementara ini penanganannya dapat melalui operator Tunjangan di Dinas Pendidikan Setempat dengan membawa berkas berkas lengkap.

Selanjutnya operator akan melakukan input data melalui aplikasi tunjangan.

12 Pertanyaan Bagaimana dengan Guru-guru yang mengajar di Sekolah ex-RSBI
Jawaban Jjm Rombel RSBI tetap diakui sampai semester 2 Tahun ajaran 2012-2013. Yaitu sebanyak 42 jam per minggu

13 Pertanyaan Bagaimana dengan Guru-guru yang mengajar di Sekolah ex-RSBI
Jawaban Jjm Rombel RSBI tetap diakui sampai semester 2 Tahun ajaran 2012-2013. Yaitu sebanyak 42 jam per minggu

Minggu, 19 Mei 2013

Kenampakan Bumi dan Benda Langit

Kenampakan Bumi dan Benda Langit

formats
Published on May 10, 2013, in IPA, Kelas 4.
Kenampakan Bumi dan Benda Langit – Banyak orang yang belum tahu bahwa sebenarnya permukaan muka bumi ini selalu berubah-ubah karena terjadinya kejadian alam yang terjadi. Perubahan itu selain dari kejadian alam bisa juga karena akibat ulah manusia seperti kebakaran hutan.
Beberapa hal yang menyebabkan permukaan bumi kita ini berubah seperti terjadinya siang dan malam, pasang surut air laut, pengikisan daratan, badai, gempa bumi, cahaya matahari, kebakaran hutan. Sedangkan untuk benda langit kita akan mempelajari tentang beberapa benda langit yang bisa kita lihat secara langsung tanpa bantuan alat apapun.
Untuk lebih jelas tentang materi pelajaran IPA untuk kelas 4 sekolah dasar tentang Kenampakan Bumi dan Benda Langit dapat dilihat lebih lengkap dibawah ini :
Itulah materi pembelajaran IPA kelas 4 sekolah dasar tentang Kenampakan Bumi dan Benda Langit. Materi ini bisa anda download dalam bentuk PDF dengan mengklik logo PDF di akhir artikel ini.
Semoga materi pelajaran Kenampakan Bumi dan Benda Langit ini dapat memberikan manfaat bagi anda semua.

Energi Panas dan Bunyi


Energi Panas dan Bunyi – Materi pelajaran IPA untuk kelas 4 sekolah dasar kali ini membahas tentang energi panas dan bunyi. Diharapkan dengan materi ini para siswa dapat mengenal lebih jauh tentang energi panas dan bunyi.
Materi yang dibahas yaitu sumber energi panas, perpindahan panas, konduktor dan isolator, sumber bunyi, resonator dan resonasi, kuat bunyi, jenis bunyi, perambatan bunyi, pemantulan bunyi, peredam bunyi.
Anda dapat melihat materi lengkap tentang energi panas dan bunyi dibawah ini :
Itulah materi pembelajaran IPA kelas 4 sekolah dasar tentang Energi Panas dan Bunyi. Materi ini bisa anda download dalam bentuk PDF dengan mengklik logo PDF di akhir artikel ini.
Semoga materi pelajaran Energi Panas dan Bunyi ini dapat memberikan manfaat bagi anda semua.

Daftar Nama Calon Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2013

Daftar Nama Calon Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2013

sertifikasi 2013Bapak dan Ibu Guru yang sedang menunggu penetapan peserta sertifikasi guru 2013 mungkin saat ini lagi dag-dig-dug menanti pengumumannya. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, informasi sertifikasi guru tahun ini memang dilakukan secara online. Oleh karena itu, Bapak dan Ibu Guru harus rajin mencari informasi via internet.
Kali ini saya coba memberikan informasi terkait sertifikasi guru untuk 2013. Semoga saja rasa penasaran Bapak/Ibu Guru terobati. Hal ini terkait dengan sudah diumumkannya calon peserta sertifikasi guru secara menyeluruh untuk tahun 2013.
Untuk itu, Bapak/Ibu Guru bisa mencermati nomor urut calon peserta di masing-masing kabupaten. Untuk informasi daftar calon peserta sertifikasi guru tahun 2013, Bapak/Ibu bisa mengecek pada tautan berikut:

INFORMASI DAN PERSYARATAN SERTIFIKASI GURU 2013

Sedangkan daftar nama peserta sertifikasi guru tahun 2013, dapat dilihat pada tautan berikut:

DAFTAR PESERTA SERTIFIKASI GURU 2013

Silakan klik tautan di atas. Kemudian pada data peserta, klik provinsi tempat Bapak/Ibu mengajar dan dilanjutkan dengan mengklik kabupaten/kota. Terakhir klik tulisan tampilkan dan silakan dicek pada lembar halamannya, apakah nama Bapak/Ibu sudah tercantum.
Bagi bapak/ ibu guru yang telah memiliki nomor NUPTK dapat mengetahui apakah bapak/ ibu tercantum dalam daftar calon peserta sertifikasi guru 2013. Silahkan klik tautan dibawah ini, kemudian tuliskan nomor NUPTK bapak/ ibu pada kolom yang bergambar lensa. Klik tautan dibawah ini:

PESERTA SERTIFIKASI GURU 2013 (Cek Via NUPTK)

Metode Pembelajaran Discovery (Penemuan)

Metode Pembelajaran Discovery (Penemuan)

Metode Pembelajaran Discovery
Metode pembelajaran discovery (penemuan) adalah metode mengajar yang mengatur pengajaran sedemikian rupa sehingga anak memperoleh pengetahuan yang sebelumnya belum diketahuinya itu tidak melalui pemberitahuan, sebagian atau seluruhnya ditemukan sendiri. Dalam pembelajaran discovery (penemuan) kegiatan atau pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa sehingga siswa dapat menemukan konsep-konsep dan prinsip-prinsip melalui proses mentalnya sendiri. Dalam menemukan konsep, siswa melakukan pengamatan, menggolongkan, membuat dugaan, menjelaskan, menarik kesimpulan dan sebagainya untuk menemukan beberapa konsep atau prinsip.
Metode discovery diartikan sebagai prosedur mengajar yang mementingkan pengajaran perseorang, memanipulasi objek sebelum sampai pada generalisasi. Sedangkan Bruner  menyatakan bahwa anak harus berperan aktif didalam belajar. Lebih lanjut dinyatakan, aktivitas itu perlu dilaksanakan melalui suatu cara yang disebut discovery. Discovery yang dilaksanakan siswa dalam proses belajarnya, diarahkan untuk menemukan suatu konsep atau prinsip.
Discovery ialah proses mental dimana siswa mampu mengasimilasikan suatu konsep atau prinsip. Proses mental yang dimaksud antara lain: mengamati, mencerna, mengerti, menggolong-golongkan, membuat dugaan, menjelaskan, mengukur, membuat kesimpulan dan sebagainya. Dengan teknik ini siswa dibiarkan menemukan sendiri atau mengalami proses mental sendiri, guru hanya membimbing dan memberikan intruksi. Dengan demikian pembelajaran discovery ialah suatu pembelajaran yang melibatkan siswa dalam proses kegiatan mental melalui tukar pendapat, dengan berdiskusi, membaca sendiri dan mencoba sendiri, agar anak dapat belajar sendiri.
Metode pembelajaran discovery merupakan suatu metode pengajaran yang menitikberatkan pada aktifitas siswa dalam belajar. Dalam proses pembelajaran dengan metode ini, guru hanya bertindak sebagai pembimbing dan fasilitator yang mengarahkan siswa untuk menemukan konsep, dalil, prosedur, algoritma dan semacamnya.
Tiga ciri utama belajar menemukan yaitu: (1) mengeksplorasi dan memecahkan masalah untuk menciptakan, menggabungkan dan menggeneralisasi pengetahuan; (2) berpusat pada siswa; (3) kegiatan untuk menggabungkan pengetahuan baru dan pengetahuan yang sudah ada.
Blake et al. membahas tentang filsafat penemuan yang dipublikasikan oleh Whewell. Whewell mengajukan model penemuan dengan tiga tahap, yaitu: (1) mengklarifikasi; (2) menarik kesimpulan secara induksi; (3) pembuktian kebenaran (verifikasi).
Langkah-langkah pembelajaran discovery adalah sebagai berikut:
  1. identifikasi kebutuhan siswa;
  2. seleksi pendahuluan terhadap prinsip-prinsip, pengertian konsep dan generalisasi pengetahuan;
  3. seleksi bahan, problema/ tugas-tugas;
  4. membantu dan memperjelas tugas/ problema yang dihadapi siswa serta peranan masing-masing siswa;
  5. mempersiapkan kelas dan alat-alat yang diperlukan;
  6. mengecek pemahaman siswa terhadap masalah yang akan dipecahkan;
  7. memberi kesempatan pada siswa untuk melakukan penemuan;
  8. membantu siswa dengan informasi/ data jika diperlukan oleh siswa;
  9. memimpin analisis sendiri (self analysis) dengan pertanyaan yang mengarahkan dan mengidentifikasi masalah;
  10. merangsang terjadinya interaksi antara siswa dengan siswa;
  11. membantu siswa merumuskan prinsip dan generalisasi hasil penemuannya.
Salah satu metode belajar yang akhir-akhir ini banyak digunakan di sekolah-sekolah yang sudah maju adalah metode discovery. Hal ini disebabkan karena metode ini: (1) merupakan suatu cara untuk mengembangkan cara belajar siswa aktif; (2) dengan menemukan dan menyelidiki sendiri konsep yang dipelajari, maka hasil yang diperoleh akan tahan lama dalam ingatan dan tidak mudah dilupakan siswa; (3) pengertian yang ditemukan sendiri merupakan pengertian yang betul-betul dikuasai dan mudah digunakan atau ditransfer dalam situasi lain; (4) dengan menggunakan strategi discovery anak belajar menguasai salah satu metode ilmiah yang akan dapat dikembangkan sendiri; (5) siswa belajar berpikir analisis dan mencoba memecahkan problema yang dihadapi sendiri, kebiasaan ini akan ditransfer dalam kehidupan nyata.
Beberapa keuntungan belajar discovery yaitu: (1) pengetahuan bertahan lama dan mudah diingat; (2) hasil belajar discovery mempunyai efek transfer yang lebih baik dari pada hasil lainnya; (3) secara menyeluruh belajar discovery meningkatkan penalaran siswa dan kemampuan untuk berpikir bebas. Secara khusus belajar penemuan melatih keterampilan-keterampilan kognitif siswa untuk menemukan dan memecahkan masalah tanpa pertolongan orang lain.
Beberapa keunggulan metode penemuan juga diungkapkan oleh Suherman, dkk (2001: 179) sebagai berikut:
  1. siswa aktif dalam kegiatan belajar, sebab ia berpikir dan menggunakan kemampuan untuk menemukan hasil akhir;
  2. siswa memahami benar bahan pelajaran, sebab mengalami sendiri proses menemukannya. Sesuatu yang diperoleh dengan cara ini lebih lama diingat;
  3. menemukan sendiri menimbulkan rasa puas. Kepuasan batin ini mendorong ingin melakukan penemuan lagi sehingga minat belajarnya meningkat;
  4. siswa yang memperoleh pengetahuan dengan metode penemuan akan lebih mampu mentransfer pengetahuannya ke berbagai konteks;
  5. metode ini melatih siswa untuk lebih banyak belajar sendiri.
Selain memiliki beberapa keuntungan, metode discovery (penemuan) juga memiliki beberapa kelemahan, diantaranya membutuhkan waktu belajar yang lebih lama dibandingkan dengan belajar menerima. Untuk mengurangi kelemahan tersebut maka diperlukan bantuan guru. Bantuan guru dapat dimulai dengan mengajukan beberapa pertanyaan dan dengan memberikan informasi secara singkat. Pertanyaan dan informasi tersebut dapat dimuat dalam lembar kerja siswa (LKS) yang telah dipersiapkan oleh guru sebelum pembelajaran dimulai.
Metode discovery (penemuan) yang mungkin dilaksanakan pada siswa SMP adalah metode penemuan terbimbing. Hal ini dikarenakan siswa SMP masih memerlukan bantuan guru sebelum menjadi penemu murni. Oleh sebab itu metode discovery (penemuan) yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode discovery (penemuan) terbimbing (guided discovery).
DAFTAR PUSTAKA
Suherman, dkk. (2001). Common TexBook Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Bandung: Jurusan Pendidikan Matematika UPI Bandung.
Download tulisan ini di sini: :) versi pdf :)